Rabu, 16 Maret 2016

GMT di uin suka


i

Masyarakat dan sivitas akademika UIN Sunan Kalijaga mengamati peristiwa GMT di halaman masjid
Sejak pukul 06.00 WIB halaman Laboratorium Agama Masjid UIN Sunan Kalijaga dipadati oleh para ribuan pengunjung yang berantusias untuk melihat peristiwa gerhana matahari total. Kegiatan ini diselenggarakan oleh fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga bekerjasama dengan Astronic Jogja, Rabu (9/3) kemarin.
Ketua Pelaksana Astronic Agung Satrio menuturkan, pihaknya tidak mengira bahwa antusias dari warga begitu besar untuk melihat gerhana matahari. “ Perkiraan kami peserta yang akan datang tidak lebih dari 100 orang, ternyata dilapangan yang datang lebih dari 1000 orang dan memberi semangat bagi kami karena partisipasi masyarakat ikut kegiatan ini” ujar Agung.
Masyarakat bisa mengamati gerhana matahari dengan fasilitas yang disediakan oleh panitia. Beberapa peralatan yang dapat digunakan seperti kacamata hand made ND2 dari roll film, kacamata matahari ND5, teleskop dan solar scoop.
Selain itu dilaksanakan pula sholat kushuf berjamaan dan selaku iman pgs. Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Dr. H. Machasin, MA. Dalam khutbahnya Machasin menyampaikan, gerhana matahari merupakan kuasa Allah selaku misterium treemendum, yaitu Allah dzat yang dahsyat, sangat berkuasa, dan tak terhampiri, luar biasa keagunganNya. Manusia merasakan seperti itu ketika berhadapan dengan kematian, termasuk peristiwa gerhana yang teramati hari ini.
Ia menambahkan, peristiwa ini dapat dijelaskan secara sains yang dibuktikan oleh Eddington saat gerhana matahari total yang terjadi pada 29 Mei 1919 melalui teori relativitas umum einstein yang menyatakan pembelokan ruang waktu akibat gravitasi. “ Jadi kurang sependapat bila fenomena alam ini dikaitkan dengan mitos jawa atau bali bahkan pertanda musibah” kata Macahasin.
Di wilayah Yogyakarta sendiri ada empat titik pengamatan gerhana matahari total yaitu UIN Sunan Kalijaga (Astronic dan Fakultas Saintek), Tugu Jogja (Taman Pintar), Alun – alun Utara (Jogja Astro Club), dan Masjid Universitas Ahmad Dahlan.(ch/humas
cp :uin sunan kalijaga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar